PERTEMUAN 3 & 4
PSIKOLOGI SOCIAL
o Metode ilmiah adalah cara untuk memperoleh pengetahuan / keberanian menggunakan kaidah ilmiah
o Kaidah ilmiah : sistematis, terukur, objektif dan logis
Tujuan Riset :1. Deskriptif
2. Analisteis Kausalitas
3. Penyusunan Teori
4. Aplikasi
Metode :
1. Tempat : Laboraturium dan Lapangan
2. Metode : Observasi, Korelasi, Survei dan Eksperimen
Laboratuium vs Lapangan
Laboraturium
|
Lapangan
| |
Kontrol
|
Tinggi
|
Rendah
|
Penetapan acak
|
Hampir selalu
|
Jarang
|
Kenyamanan
|
Biasanya tinggi
|
Biasa rendah
|
Realisme
|
Rendah
|
Tinggi
|
Dampak variabel bebas
|
Cenderung rendah
|
Cenderung tinggi
|
Bias
|
Tinggi
|
Rendah
|
validitas
|
Rendah
|
Tinggi
|
Metode penelitian Psikologi Sosial :
Observasi sistematis
Ø Mengamati secara hati-hati perilaku yang ada ( Baron & Byrne : 2003 )
Ø Observasi sistematis : akurat dan teliti
Ø Observasi alamiah : mengamati perilaku pada setting alami, tidak ada interensi peneliti
Ø Peneliti hanya memperhatikan apa yang terjadi dalam berbagai situasi
Peran Observer :
1. Partisipan : Observer terlibat di dalam aktivitas di tempat penelitian
Keuntungan : memperoleh info detail
Kekurangan : kesulitan membuat catatan ; partisipan mungkin merasa tidak nyaman dengan kehadiran observer
2. Non – Partisipan : Memperoleh info tidak terlibat langsung dengan aktivitas partisipan
Keuntungan : merekam dan membuat catatan dengan baik, partisipan nyaman
Kelemahan : Pengalaman tidak utuh
Kelebihan Observasi :
1. Merekam semua data yang terjadi pada setting alamiah
2. Bersifat aktual
3. Mempelajari individu yang mempunyai kesulitan verbal dalam menyampaikan kekurangan
Kekurangan Observasi :
1. Terbatasnya tempat dan situasi untuk diobservasi
2. Kesulitan membina rapport dengan individu
3. Tidak mampu mengungkap individu bersifat personal ( emosi, nilai )
Survei
Metode Survei adalah metode penelitian dimana sejumlah orang diminta untuk menjawab pertanyaan. Terbagi menjadi 2 yaitu : (1) Terstruktur dan (2) Tidak Terstruktur
Jenis Metode Survei :
1. Cross section : refleksi sikap, opini, kepercayaan pada waktu tertentu
2. Longitudinal : pengumpulan data dilakukan dalam waktu lama
Fungsi dan tujuan Metode Survei :
1. Mengetahui pikiran, pendapat, perasaan orang
2. Memahami kebutuhan / keinginan suatu masyarakat
3. Mengetahui trend / kepentingan di masyarakat
4. Identifikasi karakteristik kelompok
5. Survei dapat digunakan sebagai evaluasi, seleksi, masukan bagi suatu institusi
Korelasional
Korelasional adalah penelitian yang menghubungkan minimal 2 variabel dalam suatu penelitian
Penelitian korelasional bertujuan untuk mengetahui hubungan 2 atau lebih variabel. Namun, penelitian ini hanya melihat seberapa jauh hubungan antara 2 variabel tersebut bukan mencari sebab akibat.
Jenis :
1. Eksplanasi
Mengetahui sejauh mana hubungan variabel , ciri :
a) Terdiri dari dua atau lebih variabel
b) Mengukur pada satu waktu
c) Terdapat minimal dua skor
2. Prediksi
Memprediksi suatu variabel (outcome) , ciri :
a) Minimal terdapat dua atau lebih variabel
b) Mengukur dalam dua waktu
c) Minimal terdapat dua skor
d) Tujuan untuk memperkuat performance atau outcome
Eksperimen
Salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap outcome, pada subjek penelitian.
Karakteristik :
1. Memilih partisipan dan penugasan random
2. Intervensi / manipulasi terhadap satu / lebih kelompok
3. Outcome diukur diakhir penelitian eksperimen
4. Identifikasi ancaman terhadap validitas
5. Perbandingan Statistikal antar kelompok
Eksperimen lapangan : Kajian penelitian dalam suatu situasi nyata (Kerlinger, 1990)
Kelebihan : Validitas eksternal tinggi, cocok untuk mengkaji proses sosial psikologis yang kompleks.
Kelemahan : Sulit melakukan kontrol dan manipulasi, validitas internal rendah, dan waktu relatif lama.
Eksperimen laboraturium : Kajian penelitian dimana semua variabel bebas yang berpengaruh namun tidak relevan dengan masalah yang sedang diselidiki diminimalkan (Kergeler 1990)
Kelebihan : kontrol sempurna dan hasil lebih akurat, validitas internal tinggi.
Kelemahan : kurangnya kekuatan variabel bebas dan validitas eksternal rendah.